Tenggarong,bertempat diruang Lembaga
Penelitian dan Pengabdian Universitas Kutai Kartanegara dilaksanakan
rapat persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dihadiri oleh
Wakil Rektor I,Kepala BAAK,Kepala BAKPI,para dekan dan wakil dekan
fakultas di lingkungan Universitas Kutai Kartanegara.Seperti mengutip
pendapat dari Wakil Rektor bahwa tujuan KKN ini adalah implementasi dari
Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian dan juga yang terpenting
adalah bagaimana mahasiswa bisa mentransfer ilmu dan mengembangkan
wawasannya yang di dapat dari bangku kuliah ke masyarakat untuk
pengembangan pembangunan desa tempat KKN nanti.
Konsep
berbeda telah ditawarkan oleh LPPM untuk KKN tahun ini karena KKN akan
dilaksanakan 2 kali pada semester genap yaitu pada bulan April dan akhir
Juli selain itu program kerja yang juga berbeda dari KKN tahun
sebelumnya yaitu ada program Bina Desa dan Seminar Pembangunan di desa
tempat KKN nanti.Alasan utama diadakan KKN 2 kali ini adalah sebagai
mempermudah mahasiswa yang sudah tinggal satu mata kuliah tapi
terkendala waktu pelaksanaan KKN yang hanya satu kali sekitar pada bulan
oktober sehingga harus menunggu lama dan terhambat dalam proses untuk
menyelesaikan perkuliahan untuk wisuda ditempuh dalam waktu yang cepat
dan tidak bertujuan harus berdasarkan mencari sebanyak-banyaknya
mahasiswa yang mengikuti KKN pada semester genap pertama nanti pada
bulan april.
Presentasi kepada
seluruh civitas akademik di Universitas Kutai Kartanegara oleh Ketua
LPPM ini mendapat sambutan positif dan masukkan yang bersifat membangun
untuk pelaksanaan KKN yang akan dilaksanakan dua kali pada semester
genap ini. KKN pada tahun ini juga akan diambil alih oleh LPPM
pelaksanaannya yang dikordinir oleh Kepala Pengabdian Masyarakat Bapak
Jumaidi Nur selaku moderator rapat hari ini.KKN untuk tahun ini
diwajibkan kepada seluruh mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara yang
didukung oleh Surat Keputusan Rektor Universitas Kutai Kartanegara
termasuk mahasiswa yang sudah ditahap ujian skripsi mau menuju wisuda
juga diwajibkan. Hampir semua fakultas sudah memasukan KKN sebagai mata
kuliah wajib untuk diikuti mahasiswa di masing-masing fakultas hanya ada
sebagian fakultas yang masih memberi kelonggaran tapi itu menjadi bahan
evaluasi untuk pelaksanaan KKN tahun ini agar semua mahasiswa wajib
mengikuti melalui kesepakatan lewat rapat hari ini.
Kelompok
yang direncanakan akan ditempatkan di 15 Desa di Loa Kulu nanti akan
dibagi sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing sehingga tidak
semua multi disiplin ilmu dimasukkan menjadi satu kelompok karena
menjadi tidak maksimal dalam pelaksanaan program kerja oleh mahasiswa
KKN nantinya dan juga supervisor akan dilakukan pergantian sesuai dengan
data di LPPM agar dosen yang sudah pernah menjadi supervisor sebelumnya
tidak terpilih lagi dan pihak fakultas tidak mengutus hanya staf
menjadi supervisor tapi akan diseleksi oleh LPPM lagi sesuai dengan
syarat dan kualifikasi dari LPPM yang bisa menjadi supervisor. Jadi satu
disiplin ilmu akan dikumpulkan menjadi satu kelompok, salah satu
program baru gagasan LPPM adalah Revolusi Mental yang dikhususkan untuk
FAI dan FKIP dan berlaku juga untuk disiplin ilmu di fakultas lainnya
sepertia Fisipol untuk membantu pengisian profil desa yang benar,Fekon
dan Bisnis mengatur pengelolaan keuangan desa,Fahum menangani peraturan
di desa,dan FAPERTA dan FATEK membantu untuk perkembangan perekonomian
desa yang diutarakan oleh Bapak Ince Raden selaku Ketua LPPM.
Kendala
teknis yang disampaikan masing-masing pihak fakultas ditampung oleh
pihak LPPM dan masih bisa dicarikan solusi dan diatasi karena pihak
fakultas yang ada di rapat akan membantu sosialisasi dan pelaksanaan KKN
ini nanti dengan dilibatkan sebagai panitia pelaksana dan juga
mengirimkan data-data mahasiswa yang sudah mencapai 110 SKS di fakultas
untuk mengikuti KKN ke LPPM dan pengentrian KKN di KRS harus dimulai
dari sekarang yang sudah ada kurikulumnya di fakultas masing-masing
sehingga diharapkan berkesinambungan dan memperbarui KKN sebagai Mata
Kuliah wajib disetiap fakultas.
KKN
untuk tahun ini adalah tugas mulia yang diemban oleh Lembaga Penelitian
dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kutai Kartanegara karena
mengemban misi bagaimana menyelesaikan masalah- masalah di desa untuk
menjadikan desa itu lebih baik dalam aspek pembangunan dan
aparaturnya.tidak hanya itu menjadikan KKN di Universitas Kutai
Kartanegara ada nilai promosi bagi nama Universitas Kutai Kartanegara
oleh karena itulah KKN yang akan diadakan dengan konsep yang baru agar
lebih maksimal manfaatnya oleh desa yang akan menjadi lokasi KKN nanti.
KKN
adalah moment yang tepat bagi mahasiswa untuk mengabdikan diri dan
ilmunya sebagai insan akademik di kampus tidak hanya sebagai penggugur
kewajiban sebagai mahasiswa semata sesuai dengan konsep baru KKN ini
bisa menjadi daya tarik dan kesadaran diri mahasiswa sendiri untuk
mengikuti KKN dan menimbulkan rasa berat untuk berpisah dengan desa
tempat KKN karena sudah menyatu dalam proses pengabdiannya dan
membuktikan KKN bukanlah hal yang tabu karena masalah jarak dan tempat
sesuai yang disampaikan seluruh peserta rapat. Ketua LPPM sendiri
berpendapat bahwa KKN ini perlu mengadopsi cara-cara pelatihan
organisasi-organisasi mahasiswa di luar kampus agar menciptakan
pribadi-pribadi mahasiswa yang tidak terkurung budaya hedonisme saja dan
juga untuk memperbaiki kultur yang bertentangan dari panitia maupun
tujuan KKN sebelumnya bagaimana bisa berdampak bagi kemajuan Universitas
Kutai Kartanegara berdasarkan masukan Kepala BAAK yang hadir pada rapat
Rapat
tersebut ditutup dengan kesepakatan bahwa KKN tidak akan mengalami
perpindahan tempat untuk selanjutnya sampai masalah atau program kerja
di desa sudah tercapainya penyelesaiannya dan diwajibkan untuk mahasiswa
yang sudah mencapai 110 SKS dan yang telah menempuh ujian skripsi dan
akan di wisuda dengan biaya Rp.875.000,- dari beberapa opsi yang telah
ditawarkan oleh pihak LPPM ke seluruh hadirin di rapat dan akan
diumumkan dan dirincikan dalam waktu dekat ke mahasiswa agar terjamin
kejelasan pendaftaran dan penggunaan dari biaya yang harus dibayar
mahasiswa tersebut.
dan jangan lupa kunjungi website kami di www.lppmunikarta.ac.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar