Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Ir Ince Raden, MP kembali melaksanakan
kegiatan “Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Jurnal Internasional” pada tanggal
31 Agustus 2015 bertempat di Ruang Rektorat Universitas Kutai Kartanegara.Pelatihan
tersebut diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan Universitas Kutai
Kartanegara,BALITBANGDA Kabupaten Kutai Kartanegara, STIE Kutai Kartanegara,
STMIK Widya Gama Samarinda. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Enos Tangke
Arung. P.hd dan Widi Sunaryo, P.hd berasal dari LPPM Universitas Mulawarman
Samarinda
Tujuan diadakannya pelatihan ini
seperti yang disampaikan Kepala LPPM dalam sambutannya LPPM Universitas Kutai
Kartanegara mendorong dosen untuk membuat karya ilmiah berupa Jurnal Internasional
karena jika Lektor ingin menjadi Lektor Kepala wajib menulis Jurnal
internasional serta adanya Kebijakan dari Dikti bahwa bagi yang masih menempuh
pendidikan S1 untuk membuat Skripsi untuk Jurnal Nasional,bagi yang menempuh
Pendidikan S2 untuk membuat jurnal dan dipublikasikan di Jurnal Nasional yang
terakreditasi,serta bagi yang menempuh pendidikan S3 harus membuat Jurnal
Internasional sebagai syarat untuk menyelesaikan pendidikan yang ditempuh serta
minimnya Jurnal Internasional dari Indonesia yang terakreditasi yang sudah
mencapai 17 Jurnal pada tahun 2014 yang sebelumnya pada tahun 2013 hanya 9
Jurnal yang terakreditasi dari
Indonesia.
Acara pelatihan tersebut dibuka
secara resmi oleh Rektor Universitas Kutai Kartanegara Dr. Sabran SE.,M.Si yang
juga dalam sambutannya mengapresiasi pelatihan ini sebagai peningkatan potensi
dan kapasitas diri sebagai dosen yang merupakan
pendidik dan ilmuan sesuai Undang-Undang Pendidikan Tinggi merupakan
tugas yang paling berat dan harus melaksanakan regulasi untuk melakukan
penelitian untuk menyelesaikan pendidikan tinggi yang sedang ditempuh mahasiswa
maupun dosen seperti yang diutarakan Kepala LPPM sebelumnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya
Rektor Universitas Kutai Kartanegara menyampaikan tentang Program English Day
dan Arabic Day yang digunakan pada tempat tertentu di Universitas Kutai
Kartanegara dengan maknanya yang sederhana sebagai peningkatan kapasitas diri
untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Desember nanti dan jika
bahasa asing menajdi bahasa yang menyatu dan menjadi kebiasaan untuk digunakan
sehari-hari akan membantu dalam penulisan Jurnal Internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar