Kamis, 03 November 2016

Sebuah Refleksi,KKN hanya untuk hedon atau penggugur kewajiban mata kuliah ?



Semangat KKN 😃



Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Menurut wikipedia seperti itu, okelah tidak jadi soal, yang menjadi soal adalah program apa yang akan dijalankan.


Dulu Aidit sempat menulis risalah penelitian yang penting untuk menghajar setan-setan desa yang diberi judul “Kaum Tani Menganjang Setan Setan Desa: Laporan singkat tentang hasil riset mengenai keadaan kaum tani dan gerakan tani Djawa Barat.” Menurut Aidit penelitian tersebut dilakukan untuk memperkuat gerakan petani dan agaknya kebutuhan untuk meneliti keadaan tani di perdesaan itu erat kaitannya dengan pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960 yang mandek.

Ada yang menarik dengan risalah penelitian ini, yaitu program-program yang harus dilaksanakan oleh si peneliti. 3Sama. Sama bekerja (berarti mengerjakan apa saja yang dikerjakan petani ditempat menginap), sama makan (makan apa saja yang dimakan petani dan sama tidur (tidur ditempat petani dan secara petani). Selain 3sama peneliti juga harus memegang teguh teguh “4 jangan” dan “4 harus”. “4 jangan” ialah: Jangan tidur di rumah kaum penghisap di desa; Jangan menggurui kaum tani; Jangan merugikan tuan rumah dan kaum tani; Jangan mencatat di hadapan kaum tani. Dan “4 harus” ialah: Harus melaksanakan “3 sama” sepenuhnya; Harus rendah hati, sopan santun, dan suka belajar dari kaum tani; Harus tahu bahasa dan mengenal adat istiadat setempat; Harus membantu memecahkan kesulitan-kesulitan tuan rumah, kaum tani, dan Partai setempat.

Penelitian yang dipimpin langsung oleh Aidit ini dijalankan dengan spirit “Perhebat pengintegrasian dengan penelitian”.Sebab tanpa penelitian, akan diragukan kemurnian marxisme-leninis nya.

Sekian.
Selamat ber-KKN-ria….

Pengantar diatas adalah dikutip dari Saudara Khusnin sang aktivis..ehhehehe
Karena sekitar 2 bulan lagi KKN akan dimulai saya menjadi ingin mengangkat tema tulisan kali ini tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan dilaksanakan di Universitas Kutai Kartanegara..;-D

Ketika akan melakukan KKN, mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mahasiswa akan terdiri dari beberapa mahasiswa dari program studi yang berbeda. Kenapa demikian? Pandangan masyarakat kepada seorang mahasiswa adalah seperti “dewa” yang bisa melakukan apapun. Padahal, pada kenyataannya mahasiswa hanyalah manusia biasa yang memiliki kemampuan yang terbatas. Oleh karena itulah kemudian perguruan tinggi memasukkan mahasiswa dengan beberapa program studi dalam satu kelompok. Hal ini agar para anggota kelompok tersebut bisa saling membantu satu sama lain dan saling melengkapi, sehingga masyarakat dapat melihat anggota kelompok tersebut sebagai mahasiswa yang serba bisa.

Well, berbicara tentang KKN, tentu saja ada program yang akan dilakukan di daerah tersebut dengan tujuan untuk mengembangkan daerah dan memberikan inovasi-inovasi bisnis pada masyarakat. Namun, terkadang masyarakat salah mengartikan kedatangan mahasiswa KKN, mereka kadang meminta sesuatu yang memberatkan mahasiswa dengan keuangan mahasiswa yang minim. Untuk itu, mahasiswa harus melakukan tips di bawah ini agar tetap dihargai masyarakat dan sukses melaksanakan KKN.

1. Dekati tokoh-tokoh di daerah tersebut

Tokoh masyarakat merupakan orang yang berpengaruh di daerah tersebut. Untuk itu, sebaiknya hal pertama yang kamu lakukan adalah mendekati tokoh masyarakat tersebut. Ada berbagai cara, antara lain dengan mengunjungi rumahnya atau dengan memintanya untuk berpartisipasi dalam sebuah kegiatan. Hal ini akan membuatnya merasa dihargai sebagai tokoh masyarakat. Dengan keakraban dengan tokoh masyarakat ini, kamu akan lebih mudah untuk merangkul masyarakat dan mengajak mereka untuk turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang kalian adakan. 

2. Ajaklah warga untuk mengembangkan industri dari bahan yang melimpah di daerah tersebut

Banyak daerah yang memiliki hasil bumi atau sumber daya alam lain yang melimpah, tetapi mereka belum bisa mengolahnya dengan baik. Biasanya mereka hanya menjualnya sebagai barang mentah yang tentu saja harganya sangat murah. Dengan adanya kenyataan ini, kamu harus memiliki inisiatif untuk mengembangkan hasil bumi tersebut menjadi barang jadi yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Misalnya, dengan mengolah jagung menjadi kerupuk, mengolah ketela menjadi tepung tapioka, dan lain sebagainya. 

Untuk itu, kamu harus mengadakan praktek langsung yang disaksikan oleh warga, kemudian warga juga diminta untuk ikut, sehingga mereka dapat melakukannya dengan sangat baik. Dengan kegiatan ini warga akan merasakan kemanfaatannya. 

3. Buatlah sebuah pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat

Selain pengembangan industri, kamu juga dapat meningkatkan keterampilan masyarakat untuk membuat suatu kerajinan tangan. Misalnya,pelatihan untuk membuat bunga dari plastik pekas, membuat bros dari kerang, dan lain-lain. Selain meningkatkan keterampilan, hal ini juga dapat menjadi lapangan kerja bagi warga.

4. Sopan 

Ketika melaksanakan KKN, jangan pernah kamu merasa menjadi paling pintar yang pada akhirnya membuat kamu menjadi angkuh. Tetaplah rendah diri dan sopan ketika berbicara dan berbincang dengan warga. Kamu harus ingat bahwa di daerah itu kamu membawa nama almamatermu. Jangan kamu kotori nama almamater dengan sikapmu yang kurang baik.


Nah,kalo KKN di Universitas Kutai Kartanegara sekarang yang ditangani LPPM adalah program kerjanya itu bukan sekedar memperbaiki infrastruktur tau sarpras di Lokasi KKN tapi bikin kayak pelatihan,seminar,dan penyuluhan bagi warga serta aparat desa atau pemerintahan disana sesuai dengan basic ilmu mahasiswa yang mengikuti KKN kalo mau lengkapnya ada dipostingan saya sebelumnya di blog ini..

Sekian ya sampai jumpa di KKN 2017...;-D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar