Kamis, 03 November 2016

Sebuah Refleksi,KKN hanya untuk hedon atau penggugur kewajiban mata kuliah ?



Semangat KKN 😃



Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Menurut wikipedia seperti itu, okelah tidak jadi soal, yang menjadi soal adalah program apa yang akan dijalankan.


Dulu Aidit sempat menulis risalah penelitian yang penting untuk menghajar setan-setan desa yang diberi judul “Kaum Tani Menganjang Setan Setan Desa: Laporan singkat tentang hasil riset mengenai keadaan kaum tani dan gerakan tani Djawa Barat.” Menurut Aidit penelitian tersebut dilakukan untuk memperkuat gerakan petani dan agaknya kebutuhan untuk meneliti keadaan tani di perdesaan itu erat kaitannya dengan pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960 yang mandek.

Ada yang menarik dengan risalah penelitian ini, yaitu program-program yang harus dilaksanakan oleh si peneliti. 3Sama. Sama bekerja (berarti mengerjakan apa saja yang dikerjakan petani ditempat menginap), sama makan (makan apa saja yang dimakan petani dan sama tidur (tidur ditempat petani dan secara petani). Selain 3sama peneliti juga harus memegang teguh teguh “4 jangan” dan “4 harus”. “4 jangan” ialah: Jangan tidur di rumah kaum penghisap di desa; Jangan menggurui kaum tani; Jangan merugikan tuan rumah dan kaum tani; Jangan mencatat di hadapan kaum tani. Dan “4 harus” ialah: Harus melaksanakan “3 sama” sepenuhnya; Harus rendah hati, sopan santun, dan suka belajar dari kaum tani; Harus tahu bahasa dan mengenal adat istiadat setempat; Harus membantu memecahkan kesulitan-kesulitan tuan rumah, kaum tani, dan Partai setempat.

Penelitian yang dipimpin langsung oleh Aidit ini dijalankan dengan spirit “Perhebat pengintegrasian dengan penelitian”.Sebab tanpa penelitian, akan diragukan kemurnian marxisme-leninis nya.

Sekian.
Selamat ber-KKN-ria….

Pengantar diatas adalah dikutip dari Saudara Khusnin sang aktivis..ehhehehe
Karena sekitar 2 bulan lagi KKN akan dimulai saya menjadi ingin mengangkat tema tulisan kali ini tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan dilaksanakan di Universitas Kutai Kartanegara..;-D

Ketika akan melakukan KKN, mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mahasiswa akan terdiri dari beberapa mahasiswa dari program studi yang berbeda. Kenapa demikian? Pandangan masyarakat kepada seorang mahasiswa adalah seperti “dewa” yang bisa melakukan apapun. Padahal, pada kenyataannya mahasiswa hanyalah manusia biasa yang memiliki kemampuan yang terbatas. Oleh karena itulah kemudian perguruan tinggi memasukkan mahasiswa dengan beberapa program studi dalam satu kelompok. Hal ini agar para anggota kelompok tersebut bisa saling membantu satu sama lain dan saling melengkapi, sehingga masyarakat dapat melihat anggota kelompok tersebut sebagai mahasiswa yang serba bisa.

Well, berbicara tentang KKN, tentu saja ada program yang akan dilakukan di daerah tersebut dengan tujuan untuk mengembangkan daerah dan memberikan inovasi-inovasi bisnis pada masyarakat. Namun, terkadang masyarakat salah mengartikan kedatangan mahasiswa KKN, mereka kadang meminta sesuatu yang memberatkan mahasiswa dengan keuangan mahasiswa yang minim. Untuk itu, mahasiswa harus melakukan tips di bawah ini agar tetap dihargai masyarakat dan sukses melaksanakan KKN.

1. Dekati tokoh-tokoh di daerah tersebut

Tokoh masyarakat merupakan orang yang berpengaruh di daerah tersebut. Untuk itu, sebaiknya hal pertama yang kamu lakukan adalah mendekati tokoh masyarakat tersebut. Ada berbagai cara, antara lain dengan mengunjungi rumahnya atau dengan memintanya untuk berpartisipasi dalam sebuah kegiatan. Hal ini akan membuatnya merasa dihargai sebagai tokoh masyarakat. Dengan keakraban dengan tokoh masyarakat ini, kamu akan lebih mudah untuk merangkul masyarakat dan mengajak mereka untuk turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang kalian adakan. 

2. Ajaklah warga untuk mengembangkan industri dari bahan yang melimpah di daerah tersebut

Banyak daerah yang memiliki hasil bumi atau sumber daya alam lain yang melimpah, tetapi mereka belum bisa mengolahnya dengan baik. Biasanya mereka hanya menjualnya sebagai barang mentah yang tentu saja harganya sangat murah. Dengan adanya kenyataan ini, kamu harus memiliki inisiatif untuk mengembangkan hasil bumi tersebut menjadi barang jadi yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Misalnya, dengan mengolah jagung menjadi kerupuk, mengolah ketela menjadi tepung tapioka, dan lain sebagainya. 

Untuk itu, kamu harus mengadakan praktek langsung yang disaksikan oleh warga, kemudian warga juga diminta untuk ikut, sehingga mereka dapat melakukannya dengan sangat baik. Dengan kegiatan ini warga akan merasakan kemanfaatannya. 

3. Buatlah sebuah pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat

Selain pengembangan industri, kamu juga dapat meningkatkan keterampilan masyarakat untuk membuat suatu kerajinan tangan. Misalnya,pelatihan untuk membuat bunga dari plastik pekas, membuat bros dari kerang, dan lain-lain. Selain meningkatkan keterampilan, hal ini juga dapat menjadi lapangan kerja bagi warga.

4. Sopan 

Ketika melaksanakan KKN, jangan pernah kamu merasa menjadi paling pintar yang pada akhirnya membuat kamu menjadi angkuh. Tetaplah rendah diri dan sopan ketika berbicara dan berbincang dengan warga. Kamu harus ingat bahwa di daerah itu kamu membawa nama almamatermu. Jangan kamu kotori nama almamater dengan sikapmu yang kurang baik.


Nah,kalo KKN di Universitas Kutai Kartanegara sekarang yang ditangani LPPM adalah program kerjanya itu bukan sekedar memperbaiki infrastruktur tau sarpras di Lokasi KKN tapi bikin kayak pelatihan,seminar,dan penyuluhan bagi warga serta aparat desa atau pemerintahan disana sesuai dengan basic ilmu mahasiswa yang mengikuti KKN kalo mau lengkapnya ada dipostingan saya sebelumnya di blog ini..

Sekian ya sampai jumpa di KKN 2017...;-D

Senin, 31 Oktober 2016

Ilmu Pengetahuan,Kemaslahatan atau Malapetaka bagi Umat Manusia

                                               "Ilmu tanpa Agama Kacau"
                                               Agama tanpa Ilmu itu buta"

Pada perkembanganya, Ilmu pengetahuan terbagi dalam beberapa disiplin, yang membutuhkan pendekatan, sifat, objek, tujuan dan ukuran yang berbeda antara disiplin ilmu pengertahuan yang satu dengan yang lainnya. Pembahasan ilmu pengertahuan sangat penting karena akan mendorong manusia untuk lebih kreatif dan inovatif.
Ilmu pengetahuan tidak dapat lepas dari Filsafat dikarenakan Filsafat dan Ilmu Pengetahuan adalah dua kata yang  saling  berkaitan  baik  secara  substansial  maupun  historis Kelahiran  suatu  ilmu  tidak  dapat  dipisahkan  dari  peranan  filsafat, sebaliknya perkembangan ilmu pengetahuan memperkuat keberadaan filsafat.
Dewasa ini filsafat ilmu pengetahuan sudah menjadi bahan ajar bagi tiap-tiap universitas, berbagai kajian mengenai hakikat kehidupan. Bagaimanakah kehidupan  ini?  Dan  untuk  apa  kehidupan  ini?,  manusia  mempunyai seperangkat ilmu pengetahuan yang bisa membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk. Orang lain yang mampu memberikan penilaian secara objektif dan tuntas serta pihak lain yang melakukan penilaian sekaligus memberikan arti adalah ilmu pengetahuan yang disebut filsafat.
Ilmu Pengetahuan atau Sains merupakan komponen terbesar  yang   diajarkan  dalam  semua strata   pendidikan. Walaupun telah bertahun-tahun mempelajari ilmu pengetahuan ilmiah tidak digunakan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari.  Ilmu  dianggap  sebagai  hafalan  saja, bukan  sebagai ilmu pengetahuan  yang    mendeskripsikan,    menjelaskan,  memprediksikan gejala alam untuk kesejahteraan dan kenyamanan hidup . Kini ilmu telah tercerabut  dari nilai luhur  ilmu pengetauan, yaitu  untuk  menyejahterakan  umat manusia.   Bahkan tidak mustahil terjadi, ilmu pengetahuan dapat menjadi bencana  bagi  kehidupan  manusia,  seperti pemanasan  global  dan dehumanisasi.  Ilmu pengetahuan  dan  teknologi  telah  kehilangan  rohnya  yang fundamental, karena ilmu pengetahuan telah mengurangi bahkan menghilangkan peran.
Landasan pokok dalam penelaahan ilmu bertumpu pada tiga cabang filsafat, yaitu ontologi, epistimologi dan aksiologi. Landasan ontologi berkaitan dengan pemahaman seseorang tentang kenyataan, landasan epistemologi memberikan pemahaman tentang sumber dan sarana pengetahuan manusia sedangkan landasan aksiologi yang memberikan suatu pemahaman tentang nilai hubungan kualitas obyek dengan objek keilmuan.
1.    Landasan Ontologi
Ontologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang yang ada. Dalam kaitannya dengan ilmu, landasan ontologi mempertanyakan tentang objek apa yang ditelaah ilmu, bagaimana wujud hakiki dari objek tersebut. Secara ontologi ilmu membatasi lingkup penelaahan keilmuannya hanya pada daerah-daerah yang berada dalam jangkauan pengalaman manusia. Objek penelaahan yang berada dalam batas pra-pengalaman dan pasca pengalaman diserahkan ilmu kepada pengetahuan lain. Ilmu hanya merupakan salah satu pengetahuan dari sekian banyak pengetahuan yang mencoba menelaah kehidupan dalam batas ontologi tertentu. Penetapan lingkup batas penelaahan keilmuan yang bersifat empiris ini adalah konsisten dengan asas epistimologi keilmuan yang mensyaratkan adanya verifikasi secara empiris dalam proses penemuan dan penyusunan pernyataan yang bersifat benar secara ilmiah.
Disamping itu, secara ontologi ilmu bersifat netral terhadap nilai-nilai yang bersifat dogmatik dalam menafsirkan hakikat realitas, sebab ilmu merupakan upaya manusia untuk mempelajari alam sebagaimana adanya. Sebagaimana kita mendefinisikan manusia, maka berbagai pengertianpun akan muncul.
Contoh: ada pertanyaan, Siapakah manusia itu? Jawab ilmu ekonomi ialah makhluk ekonomi sedang ilmu politik menjawab manusia adalah mahluk politikal.
2.    Landasan Epistemologi
Epistimologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang asal muasal, sumber, metode, struktur dan validitas atau kebenaran pengetahuan. Dalam kaitannya dengan ilmu, landasan epistimologi mempertanyakan bagaimana proses yang memungkinkan ditimbanya pengetahuan yang berupa ilmu? Bagaimana prosedurnya? Apa kriterianya? Cara atau teknik atau sarana apa yang membantu kita dalam mendapatkan pengetahuan yan berupa ilmu?
Landasan epistimologi ilmu tercermin secara operasional dalam metode ilmiah. Pada dasarnya metode ilmiah merupakan cara ilmu memperoleh dan menyusun
tubuh pengetahuan berdasarkan:
a. Kerangka pemikiran yang bersifat logis dengan argumentasi yang bersifat konsisten dengan pengetahuan sebelumnya yang telah berhasil disusun.
b. Menjabarkan hipotesis yang merupakan deduksi dari kerangka pemikiran tersebut.
c. Melakukan verifikasi terhadap hipotesis termaksud untuk menguji kebenaran
pernyataan secara faktual.
Kerangka pemikiran yang logis adalah argumentasi yang bersifat rasional dalam mengembangkan terhadap fenomena alam. Verifikasi secara empiris berarti evaluasi secara obyektif dari suatu pernyataan hipotesis terhadap kenyataan faktual. Verifikasi ini berarti bahwa ilmu terbuka untuk kebenaran lain selain yang terkandung dalam hipotesis. Demikian juga verifikasi faktual membuka diri terhadap kritik kerangka pemikiran yang mendasari pengajuan hipotesis. Kebenaran ilmiah dengan keterbukaan terhadap kebenaran baru mempunyai sifat pragmatis yang prosesnya secara berulang (siklus) berdasarkan cara berpikir kritis. Karena ilmu merupakan sikap hidup untuk mencari suatu kebanaran dan mencintai kebenaran sesuai dengan kaitan moral.
3.    Landasan Aksiologi
Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari tentang nilai secara umum. Sebagai landasan ilmu, aksiologi mempertanyakan untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan? Bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebut dengan kaidah-kaidah moral? Bagaimana penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral? Bagaimana kaitan antara teknik, prosedural yang merupakan operasional.
Pada dasarnya ilmu harus dipergunakan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Dalam hal ini, ilmu dapat dimanfaatkan sebagai sarana atau alat dalam meningkatkan taraf hidup manusia dengan memperhatikan kodrat, martabat manusia dan kelestarian atau keseimbangan alam.
Untuk kepentingan manusia tersebut pengetahuan ilmiah yang diperoleh dan disusun dipergunakan secara komural dan universal. Komural berarti ilmu merupakan pengetahuan yang menjadi milik bersama, semua orang berhak memanfaatkan ilmu menurut kebutuhannya. Universal berarti ilmu tidak memiliki konotasi
ras, ideologi atau agama.
Sebagaimana contoh seorang kepala desa mempelajari ilmu manajemen desa secara detail, mulai dari wilayah desa, mata pencaharian penduduk sampai dengan kehidupan sehari-hari para penduduk sekitar. Dengan landasan aksiologi mempertanyakan nilai apa yang terdapat didalam ilmu manajemen desa tersebut, sehingga terjawablah pertanyaan nilai tersebut dengan gambaran keberhasilan kepala desa untuk memajukan desanya dalam bidang kesejahteraan penduduk desa dan kelestarian wilayah desa.
           Ilmu merupakan cabang pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri tertentu. Setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi), bagaimana (epistimologi) dan untuk apa (aksiologi) pengetahuan tersebut disusun. Ketiga landasan ini saling berkaitan antar satu dengan lainnya.
           Untuk membedakan jenis pengetahuan yang satu dengan pengetahuan lainnya maka pertanyaan yang dapat diajukan adalah: apa yang dikaji oleh pengetahuan itu (Ontologi)? Bagaimana cara mendapatkan pengetahuan itu (Epistemologi)? Serta untuk apa pengetahuan termaksud dipergunakan (Aksiologi)?     
Dengan mengetahui ketiga jawaban dari ketiga pertanyaan ini maka dengan mudah kita dapat membedakan berbagai jenis pengetahuan yang terdapat dalam hasanah kehidupan manusia. Hal ini memungkinkan kita untuk mengenali berbagai pengetahuan yang ada, seperti ilmu, seni dan agama serta meletakkan mereka pada tempatnya masing-masing yang saling memperkaya kehidupan kita. Tanpa mengenal ciri-ciri pengetahuan dengan benar maka bukan saja kita tidak dapat memanfaatkan keguanaannya secara maksimal namun kadang kita salah dalam menggunakannya, seperti ilmu dikacaukan dengan seni, ilmu dikonfigurasikan dengan agama.
Setiap jenis ilmu pengetahuan selalu mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi), bagaimana (epistemologi) dan untuk apa (aksiologi) ilmu pengetahuan tersebut disusun. Ketiga landasan ini saling berkaitan; ontologi ilmu terkait dengan epistemologi ilmu, epistemologi ilmu terkait dengan aksiologi ilmu dan seterusnya. Kalau kita ingin membicarakan epistemologi ilmu, maka hal ini harus dikatikan dengan ontologi dan aksiologi ilmu. Secara detail, tidak mungkin bahasan epistemologi terlepas sama sekali dari ontologi dan aksiologi. Apalagi bahasan yang didasarkan model berpikir sistemik, justru ketiganya harus senantiasa dikaitkan.
Keterkaitan antara ontologi, epistemologi, dan aksiologi—seperti juga lazimnya keterkaitan masing-masing sub sistem dalam suatu sistem--membuktikan betapa sulit untuk menyatakan yang satu lebih pentng dari yang lain, sebab ketiga-tiganya memiliki fungsi sendiri-sendiri yang berurutan dalam mekanisme pemikiran.
Demikian juga, setiap jenis ilmu pengetahuan selalu mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi), bagaimana (epistemologi) dan untuk apa (aksiologi) ilmu pengetahuan tersebut disusun. Ketiga landasan ini saling berkaitan; ontologi ilmu terkait dengan epistemologi ilmu, epistemologi ilmu terkait dengan aksiologi ilmu dan seterusnya. Pembahasan mengenai epistemologi  harus dikatikan dengan ontologi dan aksiologi. Secara jelas, tidak mungkin bahasan epistemologi terlepas sama sekali dari ontologi dan aksiologi. Dalam membahas dimensi kajian filsafat ilmu didasarkan model berpikir sistemik, sehingga harus senantiasa dikaitkan.

Referensi :
Amsal Bachktiar, 2004. Filsafat Komunikasi, Jakarta, Raja Grafindo Persada.
Beeding, Kusee, Moois, Van, Peursen, 2003. Pengantar Filsafat Ilmu (Diterjemahkan oleh Soejono Soemargono), Yogyakarta, PT. Tiara Wacana
Surajiyo. 2008. Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta. PT Bumi  Aksara.
Jujun. S. Suriasumantri. 2001.
Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta. Pustaka Sinar Harapan.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Cerpen:Adore You, My Brother Chapter 1

Chapter 1:Love u, Dek

Langit pada sore itupun seolah bersorak bersama mendung serta titik-titik hujan mulai turun membasahi bumi yang sedang bereuforia bersama dengan sosok yang ikut menikmati hujan yang menari perlahan membasahi pesonanya.
Tampak ia yang tanpa senyum berparas kebekuan bukan karena tertusuk dinginnya hujan tapi perasaan sudah melepas namun saat dihadapan dengan pribadi yang menerkam hatinya lalu menghempaskannya yang membuatnya merasa lebih menghujam menusuk kejam hatinya dibanding kejamnya hujan yang membuatnya pasi berada dibawah rintikannya.
“Kenapa harus bertemu lagi” gumam singkatnya yang bahkan rintik hujan serta angin tak akan bisa mendengar lirihan tersebut dari Rara, iya ialah Rara yang pada hari itu saat berjalan pulang hujan berhasil mengejar dan membasahinya serta dihujam pertemuan yang tak ia pernah inginkan lebih membuat dingin hatinya tidak hanya tubuhnya yang dihujam dinginnya hujan.
Ia hempaskan tubuhnya pada tempat tidur sesampainya dirumah membiarkan bajunya yang basah membasahi sekitarnya dan menutup matanya dengan harapan ia bisa terbawa pada lupa akan apa yang ia temui tadi bermacam anganpun mulai menari bersamanya memori-memori yang telah ia usir memaksa kembali datang beserta sesalnya kenapa ia bisa menjadi ceroboh sehingga virus bernama harapan,percaya tinggi,dan angan-angan saja mampu menjatuhkannya.
“Ra,kamu harus berfikir ulang mengenai ini jangan sampai perasaanmu buat kamu gak bisa berfikir pake logika lagi,please dech Ra” Ucap laki-laki secara tak begitu jelas karena sambil menikmati cokelat yang tak pernah lepas darinya.
“Please juga dech kak,aku ini gak ada maksud dekat ama dia dan udah jaga jarak...”
“Tapi kenyataannya sekarang beda kamu udah ikut-ikutan menuruti perasaan kepedeanmu saja bukan rasional” potong dia sambil masih mengunyah cokelat.
“Aduh,kakakku sayang,jangan begini.Aku masih berfikir secara baik-baik kok jangan khawatirkan aku ya” jawab Rara sambil mencubit pipi sosok yang duduk disampingnya dengan raut muka tidak percaya.
“Udah ya aku mau keluar dulu beli makan udah dari siang kita ngerjakan tugasnya dan belum makan,dadaaahhh kakak sayang!” ucap Rara sambil berlalu melewati sosok tersebut.
Namun tiba-tiba langkah Rara terhenti dan terhentak oleh tarikan dari laki-laki tersebut yang meraih tangan Rara secara tiba-tiba dan menghempaskan cokelat ditangannya diiringi dengan tatapan mata yang mengisyaratkan sesuatu yang Rara tangkap dengan kebingungan.
“Kenapa kakak menatapku seperti ini” Batin Rara.

“Semua tau bahwa dia udah punya tunangan..Tunangan! dan nantinya ia hanya akan bilang bahwa ia hanya ingin menjadi temanmu saja gak lebih bukalah dirimu untuk orang lain bukan untuk dekat dengan dia”


Rara menarik keras tangannya dari genggaman itu dan pergi melewatinya dengan membawa wajah kesal tanpa mengeluarkan sepatah katapun.Itulah Awan sahabat masa kecilnya hingga sekarang yang terpaut usia 2 tahun lebih tua dari Rara yang baru saja setahun lulus dari perkuliahan.Orang lain terutama gadis-gadis akan cemburu dan menatap sinis hingga iri pada Rara yang bersama Awan terlihat bagai pasangan kekasih karena Awan memiliki penampilan sempurna untuk menjadi daya pikat bagi wanita.
Ingatan Rara pun melambung ke masa lalu masa dimana ia melewati masa kecilnya hanya bersama Tante Cindy terutama Awan yang selalu ada bersamanya menghapus tangisan Rara kecil saat malam hari dan membuat tawa Rara saat ada bersamanya.Bagi Rara, Awan adalah sosok kakak yang selalu ada bersamanya saat waktu telah merenggut seluruh keluarganya dalam sebuah kecelakaan saat Rara kecil.Awan adalah sosok yang memberi Rara kasih sayang seorang Ayah serta Kakak sekaligus perhatian dari sahabat. Pada saat itu langit mendung memayungi Rara kecil yang menatap kosong tanah pemakaman ayah,ibu,serta kakak kandung satu-satunya yang basah oleh rintikan hujan tak ada air mata pada wajah cantik Rara namun ia mengerti bahwa ia sekarang hanya sebatang kara bertemankan kesedihan saat Rara tertunduk datanglah perasaan hangat yang memeluknya ternyata itu adalah pelukan dari seorang Awan yang menenangkan Rara kecil dan merengkuh Rara dalam dekapannya dan membawa Rara pada kehidupan yang ia rancang penuh kasih sayang untuk Rara hingga mereka berdua telah dewasa dan ia harapkan berlangsung selamanya.
Awan bersama Tante Cindy adalah tetangga dekat Rara yang sudah menganggap Rara adalah keluarga mereka. Awan juga berlatar belakang anak yang yatim piatu sehingga tidak ingin Rara juga merasakan apa yang ia rasakan selalu menjaga Rara hingga mereka tumbuh dewasa bersama-sama.Rara menjadi sosok adik yang merupakan mahasiswa semester awal dan Awan yang sudah lebih dewasa d mengelola perusahaan mendiang ayahnya.Sedangkan Tante Cindy adalah desainer ternama yang juga merupakan warisan dari mendiang ibu Awan yang masih ia teruskan.
Walau perkataan Awan kemarin membuat Rara marah namun ia tahu bahwa itu adalah perhatian dari seseorang kakak yang tak ingin adiknya menangis apalagi tersakiti. Saat pagi masih malu-malu menunjukkan sinar matahari, Rara terlihat pergi menuju rumah Awan yang berjarak 2 rumah saja dari rumahnya dengan langkah ragu dan sedikit cepat.
“Semoga kakak tidak marah padaku”ucap rara sebelum mengetuk pintu dan tiba-tiba pintu terbuka dan mengenai kepala Rara.
“Aduh,kakak kepalaku sakit nich!” ucap Rara kesal sambil memegang kepalanya dan Rara mengerti Awan hanya mematung menatapnya.”Kakak masih marah ama aku ya?ini aku bawain cokelat kesukaan kakak” tanya Rara dengan wajah senyum memelas pada Awan.
“Tidak,aku tidak marah padamu” sahut Awan singkat.
“Kalau kakak tidak marah kenapa kakak tidak mengusap kepalaku yang kena pintu itu tadi dan mengambil cokelat ini”tanya Rara hampir ingin menangis.
“Baiklah..Baiklah, aku ambil cokelat ini jangan menangis” jawabnya sambil mengambil cokelat dan mengusap kepala Rara dengan kasih sayang”
“Horeeee,,ayo kakak kita masuk kedalam rumah dan sarapan sebelum berangkat kerja”ucap Rara sambil mengandeng tangan Awan yang hanya bisa tersenyum dengan tatapan penuh arti.
"Awan,Rara kenapa matanya kayak habis nangis gitu?"Tanya Tante Cindy sambil menyiapkan sarapan mereka
"Biasa tante dia nangis takut kakaknya ini gak maafin dia"jawab Awan sambil tertawa
"Gak gitu tante,abis kakak marah gak jelas kemarin" jawab Rara memelas
"Awan,kamu apain adikmu itu seharusnya gak boleh dimarahi"Tanya Tante Cindy tegas
"Hmmm,,,anak manja, karena Awan sayang ama dia tante"
Tante Cindy hanya tersenyum melihat Rara yang tiba-tiba terbatuk saat meminum jusnya saat mendengar jawaban Awan dan Awan tertawa serta Tante Cindy memperhatikan Awan lebih seksama dan memaknai ucapan Awan bukan sekedar ucapan biasa baginya."Iya dong,kakak Awan itu emang perhatian ke adiknya yang manis ini"
Rara tiba-tiba memeluk Awan dan Tante Cindy dengan tangan memegang roti untuk dibawanya pergi kuliah dan berlari-lari terburu-buru keluar rumah untuk segera masuk ke mobil Awan yang selalu mengantarkannya.
"Hmmm....Hmmm...Awan...Awan kenapa kamu mematung gitu"tegur Tante Cindy
"Gak kenapa-napa tante"Jawab Awan kebingungan
"Sudah cepat selesaikan sarapanmu,Adikmu yang tersayang tak bisa menunggu lama dimobil tuh"
Awan segera menyelesaikan sarapannya lalu berpamitan ke Tante Cindy untuk mengantar dan pergi bekerja ke perusahaan.Pada saat Awan ingin menuju gerbang Tante Cindy tersenyum pada Awan seolah ia memahami sesuatu yang terjadi pada keponakannya.
"Kak,tante kenapa senyum gitu ke kakak?"tanya Rara heran
"Jadi tante Cindy harus pasang tampang cemberut ke kakak gitu dek?" jawab Awan sambil mengendarai mobil
"ya kayak ada yang beda gitu kak"sahut Rara singkat.
Suasana pun hening saat perjalanan yang mereka lewati hanya ada gumaman dalam benak Awan yang tak akan Rara ketahui entah sampai kapan hingga saat dimana Awan akan menyatakannya.

"Love u, dek"gumam Awan dalam hatinya.

Kamis, 23 Juni 2016

Cerpen:Adore You, My Brother Chapter 2

Chapter 2: Kakak Cemburu,Ra!

Rara berjalan perlahan menuju universitas yang sangat megahnya berlatarkan banyaknya bangunan masing-masing jurusan yang mahasiswa ambil,Ruang perkuliahan untuk jurusan kedokteran yang Rara tekuni terletak disamping laboratorium umum yang berawal dari sanalah penghantar romantisme yang hanya sementara. Dari terlibat dalam kegiatan universitas yang sama dan dihantarkan pertemuan serta didukung komunikasi antara Rara dan ia.
“Aku jadi pemandu pelatihan di kelomp
ok mana dan lokasi mana ya? Ucap Rara sambil membaca daftar pembagian di mading.
“Rara Fransiska menjadi pemandu pelatihan di kelompok 18 Desa Rawa Buaya” Ucap laki-laki berkacamata yang membuat Rara langsung menoleh padanya.
“Anda siapa ya Pak? Tapi, terima kasih sudah menemukan nama saya di daftar ini” sahut Rara sambil mengulurkan tangan.
“ Nama saya Rey,iya saya lihat kamu belum menemukan namamu dari tadi”jawabnya sambil menjabat tangan Rara.
“Ah,hampir lupa bapak tau darimana nama saya?”tanya Rara penasaran.
“Kamu kan sering pergi ke perpustakaan disamping laboratorium itu kan kebetulan saya juga menjadi staf disana selain laboratorium”jawabnya tersenyum.
“Oh iya saya baru ingat bapak ini ternyata staf pengelola anggota perpus itu....”
Perkataan Rara terpotong saat mata mereka berdua beradu pandang pada tangan mereka yang masih bergenggaman seolah tidak hanya menjadi perkenalan tapi akan menjadi lebih dan dengan berhiaskan rasa canggung mereka melepaskan dan berusahan mengusir hening antara mereka.
“Maafkan saya tidak bermaksud untuk....?
“Tidak apa-apa pak,Oh ya bapak ngapain liat daftar ini?Apa bapak juga jadi pemandu?” tanya Rara
“Sebelumnya jangan panggil saya bapak karena masih seusiamu dan saya juga masuk jadi pemandu wakil dari perpus gitu dech” Ucap Rey sambil sedikit tersenyum
Perkenalan berbau romantisme itu berakhir saat datang Awan menjemput Rara untuk mengantarnya pulang ke rumah karena hari sudah menginjak siang dan tidak ada lagi jam perkuliahan. Awan melihatkan sikap dingin terhadap kedekatan Rara dan Rey yang semakin hari semakin erat terhubung oleh pertemuan dan komunikasi antara mereka berdua hingga seperti hari yang lalu Awan dan Rara bertengkar.
“Rara, mukamu kenapa kok cemberut gitu?Tanya Rey penasaran.
“Gak kenapa-napa bang,Cuma lagi berantem sama kak Awan”jawab Rara singkat.
“Rara,Awan marah pasti karena dia gak mau kamu kenapa-napa itu tandanya perhatian loh”Goda Rey
“Ah,kak Awan itu emang sering over gitu ama Rara.Oh ya,nanti jadwal kita ke desa tanggal 21 Januari ya bang?Tanya Rara sambil mengalihkan pembicaraan.
“Iya tapi agak malas nich pergi ke Rawa Bintung tanpa ada temennya,Rara mau gak bareng abang gak untuk pelatihan itu nanti? Tanya Rey.
Rara memalihkan wajahnya menatap sekeliling sambil tersipu-sipu malu untuk menerima ajakan Rey yang memang telah ia tunggu.
“Rara mau bang tapi nanti adek tingkat si Richma cemburu loh dia kan juga dekat ama abang?”Goda Rara
“Rara,abang dan Richma tidak ada apa-apa,abang cuma jadi tempat curhat Richma yang lagi berantem ama pacarnya”
Tiba-tiba Richma masuk ke perpustakaan untuk menemui dosen walinya dan staf perpustakaan lainnya menggoda Rey dengan kedatangan Richma yang melewati mereka menuju ke ruangan kepala perpustakaan yang merupakan dosen walinya Richma.
“Ciiieee,si adek lewat tu...”Goda Sandy ke Rey dengan berbisik.
“Wahhhh,cantik juga si adek itu ya..”Ucap Risa hampir tertawa kepada Rey.
“Nama si adek itu Adek Richma Mbak Risa”Jawab Rara sambil menatap Rey.
“Ah, Rara kok malah ikut-ikutan juga sich”Jawab Rey sedikit kesal.
Perpustakaan itupun penuh dengan tawa mereka terhadap Rey yang mukanya terlihat tersipu merah saat Richma melewati dirinya dan mata mereka sempat bertemu tapi entah tak ada yang mampu menafsirkan arti dari itu hanya Rey dan Richma yang memahami apa yang terjadi antara mereka. Saat itu Rara hanya berusaha mengukir senyum namun tanpa siapapun sadari Bahwa Rara dalam ketidak perhatian Rey sering menatap Rey yang jika diartikan bahwa memiliki perasaan pada Rey.
“Mbak Risa, bang Rey masih jomblo ya?” Tanya Rara pada Risa saat mereka sedang menyiapkan materi pelatihan
“Hhhmmm,setahu mbak sich dia itu tertutup urusan percintaannya,Ra” jawab Risa singkat.
Dan tiba-tiba Risa berhenti mengetik dan menatap Rara serius.
“Apa kamu menyukai Rey,dek?” Tanya Risa Serius
“Aku gak tau mbak mungkin aku menyukainya dan Abang Rey sepertinya juga menyukaiku mbak dilihat dari dia baik dan ngajak aku nemenin dia mbak” Jawab Rara malu-malu.
“Rara,mbak gak ngelarang kamu buat suka ama dia,tapi hati-hati ya dek jangan terlalu baper kalo gak sesuai nantinya gimana?” Ucap Risa
“Ihhh,mbak kayak Kak Awan dech juga pasti bilang gitu,tapi itu gak mungkin terjadi kok mbak”Jawab Rara optimis.
Rara berlalu dengan riangnya melewati Risa yang hanya bisa menatap berhiaskan ketakutan jika nantinya Rara hanya terbawa perasaannya terhadap Rey yang selama ini teman-temannya lihat Rey memang terkenal dekat dengan siapa saja tanpa ada yang tahu mengenai hubungan pribadinya terutama terkait hubungan dengan lawan jenis. Rara bergegas masuk kedalam rumah Rey karena teringat akan janji untuk makan siang bersama dirumah Rey.Saat menuju dimeja makan, Rara melihat Awan telah duduk dikursi dan meja dihadapannya telah tersaji berbagai makanan sambil menunggu Rara yang tidak kunjung datang.
“Maafkan Rara ya kak atas keterlambatan Rara hari ini?” memelas pada Awan sambil memegang telinganya seperti anak kecil yang sedang dihukum.
“Sampai kamu lupakan jadwal makan siang kita karena kamu sibuk sebagai steering dan juga karena selalu bersama Rey...”Ucap Awan sambil menyilangkan tangannya.
“Kakak jangan mulai bahas itu lagi donk kak,oh ya mengenai Rey tadi dia ajak Rara untuk nemani dia ke lokasi pelatihan yang dia pandu loh kak”Jawab Rara girang sambil mengambilkan makanan untuk Awan.
“Oh,jadi kamu sangat senang mendapat kesempatan itu,kakak harap kamu jangan terlalu baper dan dia juga tidak pernah mengatakan ingin menjalin hubungan serius denganmu” jawab Awan dengan tetap tenang tak ingin terbawa perasaannya.
“Semua itu kan perlu proses kak,kakak percaya saja deh Rey gak akan menyakiti adek kesayangmu ini”
“Kakak sudah kenyang nih mau kembali ke tempat kerja saja”Awan berlalu tanpa bicara sambil menatap Rara begitu dalam.
“Kak,kok makannya cuma sedikit saja nanti sakit?jangan ngambek kak nanti Rara belikan cokelat untuk kakak ya.....”Ucap Rara setengah berteriak kepada Awan.
“Aku semakin gak mengerti kenapa kakak menatapku seperti itu membuatku jadi melted lagi”Batin Rara
Keesokan harinya, Rey telah datang untuk menjemput Rara untuk pergi bersama-sama ke Rawa Bintung. Awan yang baru ingin berangkat kerja berpapasan dengan Rey saat ingin melewati rumah Rara dan Awan pun menghentikan mobilnya dan langsung keluar menemui Rey.
“Awan,gue minta izin ya untuk ngajak Rara temenin gue ke lokasi pelatihan hari ini?” Ucap Rey pada saat melihat Awan
Awan menatap Rey dan tetap membisu tak menjawab pertanyaan Rey.
“Awan, kok loe diem?Gue bolehkan bawa Rara akan gue jagain Rara deh...”Goda Rey
“Jangan elo sakitin Rara....”Jawab Awan serius.
“ya ampun Wan,gue ini sahabat lama elo dari SMA kayak gak kenal gue aja loh”
“Gue tau elo gak pernah niat menjalin hubungan ama cewek”Jawab Awan sedikit ketus.
“Maksud loe apa Wan ngomong gitu?Elo gak suka gua dekat ama Rara!!!!”
Suasana yang masih pagi itu menjadi hening dan menjadi tebaran emosi yang akan membuatnya pagi itu pergi dan tiba-tiba kedatangan Rara yang menghampiri mereka menjadi penghalang emosi yang ingin mengusir pagi yang masih membawa kesejukannya.
“Loh ini kenapa mukanya kok pada tegang gini”lirik Rara pada mereka berdua dengan penasaran.
“Tidak apa-apa Rara,kamu sudah siap sini barang-barangya saya bawakan ke dalam mobil”Jawab Rey sambil mengambil barang milik Rara membawanya ke mobil
“Abang duluan saja ya,Rara mau ngomong ama Kak Awan sebentar”
“Ok Ra,Awan gue ke mobil duluan ya dan gue akan jaga Rara”
Rey pun berlalu memberi celah pribadi mereka untuk berbicara.
“Kak,Rara izin pergi ama Rey ya hari ini?”Ucap Rara pada Awan yang mematung.
“Pergi saja sana aku juga gak berhak melarangmu”jawab Awan datar sambil melangkah memasuki mobilnya
“Kak,tunggu ini cokelat untuk kakak”menaruh cokelat ditangan Awan yang hanya mengangguk pelan.
“Kak,Rara mau berangkat sekarang” ucap rara tak beranjak dari tempatnya berdiri
Awan tak merespon perkataan Rara tersebut langsung pergi bersama mobilnya, Rara hanya berdiri terdiam dan matanya terasa dipenuhi kabut yang ingin meneteskan air matanya melihat sikap Awan pagi ini seolah-olah mengatakan tidak untuk dirinya pergi bersama Rey,Lamunan Rara pecah saat Rey memanggil Rara dari dalam mobil mereka dan mereka pun berangkat.Di dalam Rara tak banyak mengeluarkan bicaranya seperti biasa yang selalu berhiaskan senyum manisnya.
“Tenanglah Rara, Awan tak akan berlama-lama bersikap seperti itu dan karena dia sangat mengkhawatirkanmu” ucap Rey berusaha menenangkan kegelisahan Rara.
Dikantornya,Awan tak bisa fokus dengan laporan yang diserahkan karyawannya dan memutuskan untuk pulang kerumah lebih awal karena perasaannya yang mencemaskan Rara yang pergi bersama Rey tadi pagi.
“Andai kamu mengerti, Ra” ucap Awan lirih sambil menatap cokelat ditangannya.
“Kamu mencemaskan Rara ya?”Tanya perempuan yang menghampirinya di taman.
“Iya tante tapi Rara tak memahaminya”Jawab Awan
“Dari sorot matamu tante tau kamu menyukai Rara lebih dari sekedar kakak ke adik” Senyum Tante Cindy pada Awan
“Tidak tante saya hanya memenuhi amanat Almarhum Om Fery dan Tante Hana untuk menjaga Rara semenjak kecelakaan itu”
“Awan,tante ini sudah merawatmu dari kecil jadi tante tau akan semua hal tentang dirimu”senyum tante sambil menenangkan Awan. “Rara akan baik-baik saja dan tanyakan keadaannya sekali-kali”
 Ucapan Tante Cindy menjadi pelipur perasaan gundah Awan tapi tetap belum bisa mengusir pergi kecemburuaan dan kekhawatiran Awan jika suatu saat nanti Rey akan menyakiti Rara.Awan mengurung diri dikamarnya sejak pagi tidak berniat untuk beranjak dari kamarnya sambil sekali-kali menekan tombol handphonenya apakah ada pesan atau panggilan yang Rara tujukan padanya yang ingin tahu bagaimana keadaan Rara bersama Rey sementara di tempat yang berbeda Rara disibukan dengan mengatur konsep acara pelatihan tersebut bersama dengan Rey yang terus ada bersamanya.
“Ra,sini abang bantu ngatur pemateri untuk hari ini siapa saja”Ucap Rey
“Gak usah bang ini kan tugas saya kan abang bagian ngatur panitia perlengkapannya”jawab Rara
“iya deh tapi kalau perlu bantuan bilang ya?”sahut Rey
“Bang,apa abang gak punya pacar kan abang ini seumuran ama Kak Awan aja udah punya tunangan?”
“Ada sich Ra,dikenalin ortu abang ama perempuan di luar kota”jawab Rey
“dijodohkan?terus abang setuju gitu?”tanya Rara penasaran.
“haaa,kenapa Ra?ya gak setuju abang kayak gak laku aja sampai dijodohkan”
“makanya cepat cari pacar bang”jawab Rara
“wajahmu kok merah Ra?kamu sakit?”tanya rey
“gak kenapa-napa bang,Rara nemuin divisi acara dulu ya bang karena nanti malam kan setelah istirahat sore ini materi lagi”Rara bergegas pergi.

Jumat, 11 September 2015

PENYULUHAN MULTI DISIPLIN ILMU "PROGRAM BINA DESA"

Penyuluhan Multi Disiplin Ilmu ‘Program Bina Desa” yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kutai Kartanegara diadakan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XVII Tahun 2015 di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Tenggarong Seberang pada tanggal 07 September 2015 bertempat di Gedung BPU Desa Karang Tunggal dan Kecamatan Sebulu bertempat di Gedung PKK Kecamatan Sebulu.
Penyuluhan ini merupakan kegiatan untuk memberikan penambahan pengetahuan serta pemahaman bagi aparat desa seperti Kepala Desa,Kepala BPM,Kepala LPM serta seluruh stake holder lainnya yang berada di pemerintahan desa sesuai dengan tema yang diusung oleh LPPM yaitu pemberdayaan dan peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat desa dengan ditunjang Kelompok KKN yang tersebar di seluruh desa di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Sebulu melaksanakan program kerja yang tematik untuk menunjang Program Bina Desa ini.
Materi penyuluhan lintas disiplin ilmu penyampaian materi oleh narasumber yang berkompeten dari tujuh fakultas yang terdapat di Universitas Kutai Kartanegara, penyuluhan di Kecamatan Tenggarong Seberang ada empat narasumber yaitu Bapak Musriadi S.Sos menyampaikan materi Administrasi Desa, Ibu Eka Rahmawati, SP., MP menyampaikan materi Pertanian Organik, Bapak Dr. Abd Majid Mahmud, SH., MH menyampaikan materi Peraturan Desa, serta Sofian Efendi, S.Ag menyampaikan materi Pendidikan Karakter.
Narasumber penyuluhan di Kecamatan Sebulu adalah Bapak Prof. Dr. Iskandar, SE.,M.Si menyampaikan BUMDESA, Bapak Akhmad Rifandi, ST., MT menyampaikan Pemetaan Batas Wilayah Desa, dan Bapak Tatang Apendi, S.Sos., M.Pd menyampaikan tentang Pendidikan Karakter.

Penyuluhan di dua kecamatan ini dihadiri oleh Camat Kecamatan Tenggarong Seberang Bapak Totok Sunarto, SP di Tenggarong Seberang dan Sekretaris Camat Bapak Hazrul Aswat, S.Pd di Kecamatan Sebulu sekaligus membuka acara penyuluhan secara resmi di masing-masing kecamatan tersebut. Peserta penyuluhan ini adalah seluruh Kepala Desa, Kepala BPD, Kepala LPM di masing-masing Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Sebulu.

Rabu, 09 September 2015

PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH JURNAL INTERNASIONAL OLEH LPPM UNIKARTA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Ir Ince Raden, MP kembali melaksanakan kegiatan “Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Jurnal Internasional” pada tanggal 31 Agustus 2015 bertempat di Ruang Rektorat Universitas Kutai Kartanegara.Pelatihan tersebut diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan Universitas Kutai Kartanegara,BALITBANGDA Kabupaten Kutai Kartanegara, STIE Kutai Kartanegara, STMIK Widya Gama Samarinda. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Enos Tangke Arung. P.hd dan Widi Sunaryo, P.hd berasal dari LPPM Universitas Mulawarman Samarinda
Tujuan diadakannya pelatihan ini seperti yang disampaikan Kepala LPPM dalam sambutannya LPPM Universitas Kutai Kartanegara mendorong dosen untuk membuat karya ilmiah berupa Jurnal Internasional karena jika Lektor ingin menjadi Lektor Kepala wajib menulis Jurnal internasional serta adanya Kebijakan dari Dikti bahwa bagi yang masih menempuh pendidikan S1 untuk membuat Skripsi untuk Jurnal Nasional,bagi yang menempuh Pendidikan S2 untuk membuat jurnal dan dipublikasikan di Jurnal Nasional yang terakreditasi,serta bagi yang menempuh pendidikan S3 harus membuat Jurnal Internasional sebagai syarat untuk menyelesaikan pendidikan yang ditempuh serta minimnya Jurnal Internasional dari Indonesia yang terakreditasi yang sudah mencapai 17 Jurnal pada tahun 2014 yang sebelumnya pada tahun 2013 hanya 9 Jurnal yang terakreditasi dari  Indonesia.
Acara pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Kutai Kartanegara Dr. Sabran SE.,M.Si yang juga dalam sambutannya mengapresiasi pelatihan ini sebagai peningkatan potensi dan kapasitas diri sebagai dosen yang merupakan  pendidik dan ilmuan sesuai Undang-Undang Pendidikan Tinggi merupakan tugas yang paling berat dan harus melaksanakan regulasi untuk melakukan penelitian untuk menyelesaikan pendidikan tinggi yang sedang ditempuh mahasiswa maupun dosen seperti yang diutarakan Kepala LPPM sebelumnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Rektor Universitas Kutai Kartanegara menyampaikan tentang Program English Day dan Arabic Day yang digunakan pada tempat tertentu di Universitas Kutai Kartanegara dengan maknanya yang sederhana sebagai peningkatan kapasitas diri untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Desember nanti dan jika bahasa asing menajdi bahasa yang menyatu dan menjadi kebiasaan untuk digunakan sehari-hari akan membantu dalam penulisan Jurnal Internasional.

Rabu, 04 Februari 2015

Berita tentang persiapan pelaksanaan KKN UNIKARTA

Tenggarong,bertempat diruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Kutai Kartanegara dilaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dihadiri oleh Wakil Rektor I,Kepala BAAK,Kepala BAKPI,para dekan dan wakil dekan fakultas di lingkungan Universitas Kutai Kartanegara.Seperti mengutip pendapat dari Wakil Rektor bahwa tujuan KKN ini adalah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian dan juga yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa bisa mentransfer ilmu dan mengembangkan wawasannya yang di dapat dari bangku kuliah ke masyarakat untuk pengembangan pembangunan desa tempat KKN nanti.
Konsep berbeda telah ditawarkan oleh LPPM untuk KKN tahun ini karena KKN akan dilaksanakan 2 kali pada semester genap yaitu pada bulan April dan akhir Juli selain itu program kerja yang juga berbeda dari KKN tahun sebelumnya yaitu ada program Bina Desa dan Seminar Pembangunan di desa tempat KKN nanti.Alasan utama diadakan KKN 2 kali ini adalah sebagai mempermudah mahasiswa yang sudah tinggal satu mata kuliah tapi terkendala waktu pelaksanaan KKN yang hanya satu kali sekitar pada bulan oktober sehingga harus menunggu lama dan terhambat dalam proses untuk menyelesaikan perkuliahan untuk wisuda ditempuh dalam waktu yang cepat dan tidak bertujuan harus berdasarkan mencari sebanyak-banyaknya mahasiswa yang mengikuti KKN pada semester genap pertama nanti pada bulan april.
Presentasi kepada seluruh civitas akademik di Universitas Kutai Kartanegara oleh Ketua LPPM ini mendapat sambutan positif dan masukkan yang bersifat membangun untuk pelaksanaan KKN yang akan dilaksanakan dua kali pada semester genap ini. KKN pada tahun ini juga akan diambil alih oleh LPPM pelaksanaannya yang dikordinir oleh Kepala Pengabdian Masyarakat Bapak Jumaidi Nur selaku moderator rapat hari ini.KKN untuk tahun ini diwajibkan kepada seluruh mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara yang didukung oleh Surat Keputusan Rektor Universitas Kutai Kartanegara termasuk mahasiswa yang sudah ditahap ujian skripsi mau menuju wisuda juga diwajibkan. Hampir semua fakultas sudah memasukan KKN sebagai mata kuliah wajib untuk diikuti mahasiswa di masing-masing fakultas hanya ada sebagian fakultas yang masih memberi kelonggaran tapi itu menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan KKN tahun ini agar semua mahasiswa wajib mengikuti melalui kesepakatan lewat rapat hari ini.
Kelompok yang direncanakan  akan ditempatkan di 15 Desa di Loa Kulu nanti akan dibagi sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing sehingga  tidak semua multi disiplin ilmu dimasukkan menjadi satu kelompok karena menjadi tidak maksimal dalam pelaksanaan program kerja oleh mahasiswa KKN nantinya dan juga supervisor akan dilakukan pergantian sesuai dengan data di LPPM agar dosen yang sudah pernah menjadi supervisor sebelumnya tidak terpilih lagi dan pihak fakultas tidak mengutus hanya staf menjadi supervisor tapi akan diseleksi oleh LPPM lagi sesuai dengan syarat dan kualifikasi dari LPPM yang bisa menjadi supervisor. Jadi satu disiplin ilmu akan dikumpulkan menjadi satu kelompok, salah satu program baru gagasan LPPM adalah Revolusi Mental yang dikhususkan untuk FAI dan FKIP dan berlaku juga untuk disiplin ilmu di fakultas lainnya sepertia Fisipol untuk membantu pengisian profil desa yang benar,Fekon dan Bisnis mengatur pengelolaan keuangan desa,Fahum menangani peraturan di desa,dan FAPERTA dan FATEK membantu untuk perkembangan perekonomian desa yang diutarakan oleh Bapak Ince Raden selaku Ketua LPPM.
Kendala teknis yang disampaikan masing-masing pihak fakultas ditampung oleh pihak LPPM dan masih bisa dicarikan solusi dan diatasi karena pihak fakultas yang ada di rapat akan membantu sosialisasi dan pelaksanaan KKN ini nanti dengan dilibatkan sebagai panitia pelaksana dan juga mengirimkan data-data mahasiswa yang sudah mencapai 110 SKS di fakultas untuk mengikuti KKN ke LPPM dan pengentrian KKN di KRS harus dimulai dari sekarang yang sudah ada kurikulumnya di fakultas masing-masing sehingga diharapkan berkesinambungan dan memperbarui KKN sebagai Mata Kuliah wajib disetiap fakultas.
KKN untuk tahun ini adalah tugas mulia yang diemban oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kutai Kartanegara karena mengemban misi bagaimana menyelesaikan  masalah- masalah di desa untuk menjadikan desa itu lebih baik dalam aspek pembangunan  dan aparaturnya.tidak hanya itu menjadikan KKN di Universitas Kutai Kartanegara ada nilai promosi bagi nama Universitas Kutai Kartanegara oleh karena itulah KKN yang akan diadakan dengan konsep yang baru agar lebih maksimal manfaatnya oleh desa yang akan menjadi lokasi KKN nanti.
KKN adalah moment yang tepat bagi mahasiswa untuk mengabdikan diri dan ilmunya sebagai insan akademik di kampus tidak hanya sebagai penggugur kewajiban sebagai mahasiswa semata sesuai dengan konsep baru KKN ini bisa menjadi daya tarik dan kesadaran diri mahasiswa sendiri  untuk mengikuti KKN dan menimbulkan rasa berat untuk berpisah dengan desa tempat KKN karena sudah menyatu dalam proses pengabdiannya dan membuktikan KKN bukanlah hal yang tabu karena masalah jarak dan tempat sesuai yang disampaikan seluruh peserta rapat. Ketua LPPM sendiri berpendapat bahwa KKN ini perlu mengadopsi cara-cara pelatihan organisasi-organisasi mahasiswa di luar kampus agar menciptakan pribadi-pribadi mahasiswa yang tidak terkurung budaya hedonisme saja dan juga untuk memperbaiki kultur yang bertentangan dari panitia maupun tujuan KKN sebelumnya bagaimana bisa berdampak bagi kemajuan Universitas Kutai Kartanegara berdasarkan masukan Kepala BAAK yang hadir pada rapat
Rapat tersebut ditutup dengan kesepakatan bahwa KKN tidak akan mengalami perpindahan tempat untuk selanjutnya sampai masalah atau program kerja di desa sudah tercapainya penyelesaiannya dan diwajibkan untuk mahasiswa yang sudah mencapai 110 SKS dan yang telah menempuh ujian skripsi dan akan di wisuda dengan biaya Rp.875.000,- dari beberapa opsi yang telah ditawarkan oleh pihak LPPM ke seluruh hadirin di rapat dan akan diumumkan dan dirincikan dalam waktu dekat ke mahasiswa agar terjamin kejelasan pendaftaran dan penggunaan dari biaya yang harus dibayar mahasiswa tersebut.


dan jangan lupa kunjungi website kami di www.lppmunikarta.ac.id